Ini Tiga Tugas Tim Fundraising, Nomor Dua Favorit Saya

Ini Tiga Tugas Tim Fundraising, Nomor Dua Favorit Saya

Tugas tim fundraising cuma tiga? Yang bener? Iya, bener.

Ini tiga tugasnya:

  1. Memperoleh donatur
  2. Menjaga loyalitas donatur
  3. Mengoptimalkan sumberdaya

Sebuah pakem yang saya dapat dari guru saya, (Alm) Nukman Luthfie, seorang pakar media sosial yang ganteng, peduli dan rendah hati. Semoga Allah lapangkan kubur dan terima segala amal kebaikan Beliau. Aamiin.

Nah, detilnya begini:

Satu, Memperoleh Donatur

Lembaga Anda membutuhkan dana untuk membuat program berjalan dan memberi kebermanfaat, plus menumbuhkan organisasi. Dana ini, umumnya akan berbentuk donasi (zakat, infak, sedekah, wakaf) dari donatur.

Maka, memperoleh (kepercayaan) donatur adalah tugas nomor satu.

Walau, dalam konteks konsep sustainability, dana untuk menghidupi organisasi tidak selalu harus dari donatur. Bisa dari sumber lain: bisnis sosial, dana abadi, biaya keanggotaan, dsb. Kita bahas di lain kesempatan.

Donatur bisa perorangan, komunitas ataupun institusi – perusahaan dan yayasan pemberi dana.

Donatur bisa diakses dengan pendekatan langsung, ataupun memanfaatkan media massa dan media luar ruang. Banyak cara.

Apapun caranya, dukungan donatur akan hadir saat Anda dapat dengan yakin membangun:

  • kepercayaan donatur terhadap visi misi lembaga Anda,
  • alasan yang jelas kenapa donatur harus mendukung apa yang lembaga Anda lakukan, dan
  • pembeda kenapa harus lewat lembaga Anda saat bisa jadi banyak lembaga lain juga melakukan program yang sama?

DUA, Menjaga loyalitas donatur

Nomor dua ini penting dan wajib jadi pilihan kalau kita mau bertumbuh. Nomor dua yaa ^_^

Setelah donatur tergerak mendukung program dan organisasi Anda, maka tantangan sesungguhnya tim fundraising baru dimulai.

Yaitu, membuat donatur mau terus mendukung perjuangan visi misi organisasi Anda selama mungkin. Seumur hidup, atau seumur mati bahkan. Hehe, maksudnya, anak dan cucu-nya bersedia juga menjadi donatur kita.

Menjaga loyalitas donatur penting dengan dua alasan:

  • Investasi memperoleh donatur baru, menurut sebuah riset, 6 kali lebih mahal dibanding memperoleh donasi dari donatur yang pernah berhubungan dengan lembaga kita
  • Donatur yang loyal bisa mendukung kredilitas lembaga lebih baik, karena mereka akan sangat mudah menyebarkan kebermanfaatan lembaga dan merekomendasikan lembaga kepada jaringan kerabat dan pertemanan mereka.

Maka, pastikan ada fungsi khusus yang memikirkan bagaimana menjaga loyalitas donatur pada tim fundraising Anda.

Tiga, Mengoptimalkan Sumber Daya

Sumber daya yang utama antara lain: SDM (staff), budget, dan networking.

Adalah keniscayaan bahwa semua sumberdaya selalu dalam kondisi terbatas dibanding mimpi dan target-target yang ingin lembaga kita capai.

Staff terbatas, sementara banyak tugas yang perlu dilakukan. Budget terbatas, sementara banyak alokasi aktivitas fundraising yang perlu didanai. Networking terbatas, sementara banyak aspek yang perlu dukungan pihak lain.

Maka, yang dimaksud mengoptimalkan disini adalah bagaimana mengidentifikasi dan memprioritaskan aktivitas, alokasi anggaran dan mitra yang memberikan kemungkinan kontribusi lebih besar terhadap pencapaian target.

Tentu tidak mudah. Maka, penting untuk selalu melakukan pengukuran atas setiap aktivitas fundraising yang kita lakukan. Aktivitas mana yang lebih menghasilkan. Cara mana yang lebih menghasilkan. Profil donatur mana yang lebih menghasilkan.

Tes, ukur. Tes, Ukur. Tes, Ukur. Tes, Ukur. Dan seterusnya.

“You can’t improve what you can’t measure”, ini pegangannya.


Dah itu aja, tiga tugas tim fundraising. Mau tim fundraising Avengers (yang lumayan banyak), ataupun tim fundraising Gatotkaca (yang cuma sendirian, ente lagi ente lagi, hehe); pastikan tiga fungsi ini Anda upayakan dengan baik.


Salam Menerus,

Urip Budiarto
Lead Sharer at Menerus.com

Punya pertanyaan seputar Fundraising dan Sustainability? Silahkan email ke urip@menerus.com. Kita akan bahas di tulisan berikutnya. Insya Allah. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *